REFORMASI TOTAL KOPERASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Pembahasan mengenai Analisis Kebutuhan Pengembangan Sistem Integrated Business Startup (IBS) antara pihak Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel dan Politeknik Palcomtech

Dalam rangka mengikuti Riset Inovatif Produktif (RISPRO) LPDP Kementerian Keuangan Republik Indonesia Tahun 2019, pihak Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan dan Politeknik Palcomtech mempersiapkan sistem startup bagi UKM dan Koperasi di Provinsi Sumatera Selatan. Tanggal 21 Maret 2019, diadakan pertemuan membahas analisis kebutuhan pengembangan Sistem Integrated Business Startup (IBS) bertepat di ruang sidang Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel. Dari pihak Politeknik Palcomtech yakni Dr. Febrianty, S.E., M.Si. dan Hendra Hadiwijaya, S.E., M.Si. sedangkan dari pihak Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel dihadiri Sekretaris, Kepala UPTD, Kabid-kabid dan atau yang mewakili.

Dalam pertemuan tersebut dibahas bahwa Fenomena UKM dan perusahaan rintisan (startup) secara luas diakui telah memainkan peran penting dan substansial dalam perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan ekosistem dan adanya standardisasi yang dapat memfasilitasi tumbuh kembang UKM dan startup secara lebih baik. Oleh karena itu, agar UKM dan startup tetap relevan dan terhubung dengan teknologi yang maju, maka diperlukan sistem standardisasi global yang memastikan bahwa ia merespons kebutuhan entitas-entitas ini dan mendukung partisipasi aktif UKM dan startup dalam desain dan implementasi standar TIK (dan lainnya) yang akan menopang Internet of Things dan revolusi 5G. Peran penciptaan ekosistem dan standardisasi ini dapat dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel selaku pembuat kebijakan. Peran pemerintah daerah khususnya pada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel dapat dioptimalkan melalui gerakan inisisasi untuk  mengintegrasikan Koperasi dan UKM ke dalam sistem startup yang diberi nama “Integrated Business Startup/IBS” sehingga hasil yang didapatkan lebih optimal dan berdampak khususnya pada pertumbuhan koperasi dan UKM.

Secara umum, meningkatkan manfaat investasi Teknologi Informasi/Sistem Informasi merupakan tantangan bagi UKM mengingat kemampuan teknis dan sumber daya manusia mereka yang terbatas. Akan  tetapi hal tersebut dapat diatasi dengan penggunaan Teknologi Informasi/Sistem Informasi secara bersama-sama atau terintegrasi. Oleh karena itu, IBS akan disukseskan implementasinya sebagai bentuk Inovasi Provinsi Sumsel dalam meningkatkan pemasaran jasa dan produk Koperasi dan UKM di Provinsi Sumsel.